Nasi Kebuli Ala Timur Tengah
angan khawatir, di jalan Casablanca terdapat Rumah Makan Nasi Kebuli Ibu Layla. Untuk mendapatkan tempat ini Anda tidak perlu susah payah, karena resto ini berlokasi di sebelah Coto Konro Daeng Tata.
Rumah makan yang dapat dibilang tidak besar ini hanya cukup menyediakan tempat untuk sekitar 25 tempat duduk saja.
Dari kejauhan, aroma masakan nasi kebuli dengan khas minyak samin dan kambing gulingnya, sudah sangat terasa. Semakin mendekat, Anda akan kian merasa lapar, terutama bagi penggemar makanan khas dari kambing.
Cuaca dingin cocok sekali menikmati lezatnya nasi kebuli, disajikan hangat dan masih ngebul. Kalau lazimnya masakan Timur Tengah berwarna kekuningan, racikan ibu Layla berwarna kecoklatan.
Di sini Anda akan menemukan nasi kebuli kambing dan ayam. Selain itu juga ada menu spesial dadar gule kambing. Kemudian lebih istimewa lagi, bahwa karenya terasa pedas sekali dan banyak disukai bukan saja oleh orang-orang keturunan Arab, tapi juga Melayu.
Belum lagi aroma bumbu kayumanis cengkeh, kapulaga, merica, pala, jintan, ketumbar, jahe dan bawang. Semuanya menjadikan nasi kebuli Ibu Layla menjadi yang paling top di antara kebanyakan rumah makan di sekitarnya.
Penggemarnya bukan saja datang dari orang tua, melainkan anak-anak muda yang ingin mencoba masakan khas Timur Tengah tersebut.
Nasi Kebuli Ibu Layla lebih istimewa lagi karena daging kambingnya diambil dari hewan yang masih muda, sehingga dagingnya lebih terasa empuk dan gurih.
Sementara bagi mereka yang tidak suka daging kambing, maka dapat memilih nasi kebuli ayam, namun bumbunya tetap saja seperti membuat kambing.
Selain itu, para tamu juga dapat menikmati santapan nasi kebuli di sini dalam keadaan panas dengan harga satu porsinya dipatok Rp26.000. Sedangkan untuk kare harga dipatok Rp23.000.
Kare di resto ini sangat berbeda dengan rasa kare yang biasa ditemukan pada rumah makan-rumah makan Malaysia kebanyakan. Di sini selain lebih pedas, santannya terasa lebih gurih dan benar-benar menggugah selera makan.
Filed under: Wisata Kuliner
